<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420</id><updated>2011-11-27T15:43:16.810-08:00</updated><category term='Pregnancy News'/><category term='About'/><category term='Events'/><category term='Children'/><category term='Contact'/><category term='BreastFeeding'/><category term='HypnoParenting'/><category term='Bump to Birth'/><category term='Your Baby'/><title type='text'>Seputar Ibu dan Anak</title><subtitle type='html'>Seputar ibu dan Anak,Kehamilah,Melahirkan dan Keluarga.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>28</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-8977806049370958052</id><published>2010-09-02T01:38:00.000-07:00</published><updated>2010-09-02T01:39:44.863-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Children'/><title type='text'>Kenali Cara Otak Bekerja dan Latih Agar Balita Lebih Cerdas</title><content type='html'>&lt;div style="float: left; margin-right: 10px; margin-bottom: 5px;"&gt;&lt;img src="http://www.ayahbunda.co.id/support/image.content/02/001/001/1398/P" /&gt;&lt;/div&gt;Otak  manusia itu unik. Semakin banyak digunakan untuk berpikir, semakin  banyak terbentuk sambungan-sambungan baru di dalamnya yang semakin lama  semakin menguat. Saat anak berpikir (baca: menggunakan otaknya), terjadi  banyak hal di dalam kepalanya:  &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zat kimia dari dalam tubuh lebih cepat masuk ke dalam otak&lt;/span&gt;, karena setiap rangsangan belajar meningkatkan terjadinya komunikasi antarsel.       &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Volume otak berkembang lebih cepat, karena sering digunakan.&lt;/span&gt;  Misalnya bila normalnya proses perkembangan memerlukan waktu satu  bulan, tetapi karena sering dipakai bisa juga berkembang dalam beberapa  hari, jam bahkan menit. Ahli syaraf menyebutnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;workability&lt;/span&gt;.  Selama otak diberi rangsangan (bahasa baru, keterampilan baru, atau  bahkan hanya mengenali wajah baru), perkembangannya berlangsung cepat.  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Prefrontal cortex&lt;/span&gt; yang bertugas sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;working memory&lt;/span&gt;  (daya ingat), bekerja. Daya ingat bersifat permanen. Tugasnya  mewaspadai sesuatu, memutuskan, mengingat, menceritakan kembali,  mengkoordinasi, menghilangkan faktor-faktor pengganggu dan  berkonsentrasi. Perkembangan daya ingat bertahap dimulai sejak lahir dan  mencapai puncak di usia remaja. Akibat perkembangan yang bertahap  itulah, anak prasekolah cepat lupa berhitung dan belum bisa mengingat  sesuatu dengan baik sehingga harus dibantu dan diingatkan. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berpikir Cepat  Berkat Senam Otak. Profesor Walter Perrtig&lt;/span&gt; dari Universitas Bern, Swiss, mengatakan, untuk membantu daya ingat selama ini kita menggunakan teknik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mnemonic&lt;/span&gt;  (bantuan). Dengan teknik ini kita mengubah sesuatu menjadi kode agar  mudah diingat. Misalnya, angka 11 dihubungkan dengan jumlah pemain bola,  angka 13 dikaitkan dengan musibah. “Meskipun teknik bantuan efektif  ketika kita harus memerhatikan deretan benda atau daftar belanja, tetapi  dalam jangka panjang tidak membantu manusia meningkatkan inteligensi,”  ujar Walter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terobosan berikutnya untuk meningkatkan daya ingat adalah senam otak, yang konon dapat menaikkan IQ hingga 10% dengan efeknya terjadi dengan cepat. Ditemukan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dr. Siegfried Lehr&lt;/span&gt;,  seorang ahli psikologi, senam otak didukung sejumlah penelitian di  Universitas Bern. "Senam otak sangat baik untuk anak-anak, terutama bila  dilakukan saat konsentrasi mereka sedang turun. Lakukan 5 menit,  susudahnya konsentrasi anak akan terbit kembali sehingga berguna untuk  proses belajar selanjutnya", ujar Siegfried.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Source : http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Balita/Gizi+dan+Kesehatan/kenali.cara.otak.bekerja.dan.latih.agar.balita.lebih.cerdas/001/001/1398/2&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-8977806049370958052?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/8977806049370958052/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2010/09/kenali-cara-otak-bekerja-dan-latih-agar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/8977806049370958052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/8977806049370958052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2010/09/kenali-cara-otak-bekerja-dan-latih-agar.html' title='Kenali Cara Otak Bekerja dan Latih Agar Balita Lebih Cerdas'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-5297528924277286856</id><published>2010-08-11T21:20:00.000-07:00</published><updated>2010-08-11T21:21:12.444-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Your Baby'/><title type='text'>Perlukan Bayi dan Balita Berenang?</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Manfaat berenang dalam proses tumbuh kembang bayi dan balita&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketakutan  orang tua untuk mengajak bayi dan balita bermain di kolam renang  mungkin suatu yang berlebihan. Selama 9 bulan di kandungan, bayi sudah  terbiasa cairan di sekeliling tubuhnya. Karena itulah sejak lahir bayi  telah mempunyai kemampuan instingtif untuk bergerak dibawah air dan  tidak takut saat berada di dalam air.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aktifitas berenang diajarkan pada bayi sejak dini ternyata memberikan  banyak manfaat bagi bayi dan balita dalam beberapa aspek, diantaranya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Manfaat untuk perkembangan fisik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan bermain di air, otot-otot bayi berkembang dan persendiannya  tumbuh secara optimal, sehingga tubuh bayi bertumbuh dengan baik dan  menjadi lebih lentur. Semua komponen tubuh akan terlatih saat berenang  karena seluruh anggota tubuh digerakkan walaupun belum dengan teknik  yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Manfaat bagi kecerdasan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di Jerman pernah dilakukan penelitian yang hasilnya menyatakan bahwa  bayi yang dilatih berenang sejak dini mempunyai kemampuan berkonsentrasi  yang tinggi, serta memiliki kecerdasan dan perilaku sosial yang baik,  yang terlihat pada saat usia taman kanak-kanak.&lt;br /&gt;Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa anak yang dilatih berenang  pada masa tiga bulan pertama usianya tidak hanya berpotensi menjadi anak  berbakat tapi juga menampakan kecerdasan intelektual yang lebih tinggi  daripada rata-rata anak seusianya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil penelitian di Melbourne, Australia menunjukan secara statistic  IQ anak-ank yang diajarkan berenang sejak masih bayi lebih tinggi  dibanding rata-rata anak seusianya yang tidak diajar berenang atau baru  diajarkan berenang setelah berusia 5 tahun. Anak-anak tersebut diukur  IQnya saat berusia 10 tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Manfaat bagi kecerdasan sosial&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak yang berlatih renang sejak dini akan lebih mudah bergaul dan  beradaptasi dengan lingkungan baru. Hasil tersebut merupakan pengaruh  dari proses belajar berenang dimana si kecil memperoleh berbagai  pengalaman baru dengan mudah. Pengalaman pengalaman inilah yang  meningkatkan kepercayaan diri dan kemandiriannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semua manfaat di atas, masih kan anda merasa tidak perlu mengajak si kecil pergi berenang?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Sumber: Majalah Bebi, edisi 6 and http://bayibalita.com/2010/08/perlukan-bayi-dan-balita-berenang/&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-5297528924277286856?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/5297528924277286856/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2010/08/perlukan-bayi-dan-balita-berenang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/5297528924277286856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/5297528924277286856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2010/08/perlukan-bayi-dan-balita-berenang.html' title='Perlukan Bayi dan Balita Berenang?'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-3181046037480364969</id><published>2010-07-23T01:43:00.000-07:00</published><updated>2010-07-23T01:44:15.781-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Your Baby'/><title type='text'>Cerdas Berbelanja Sepatu untuk Balita</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Semakin beragam jenis dan pilihan sepatu&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; untuk si kecil tidak selalu  menjadikan kegiatan berbelanja sepatu semakin mudah. Memilih sepatu  untuk balita bukan lagi hal yang sederhana. Si kecil pun semakin sadar  akan gaya dan mode serta ingin tampil lebih modis. Tips berikut dapat  membantu ayah bunda untuk memilihkan sepatu yang tidak hanya gaya dan  bagus untuk Balita tapi juga nyaman dan aman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kapan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kapan waktu yang tepat untuk berbelanja sepatu? Jika bisa sebaiknya  berbelanja sepatu pada saat tidak terburu-buru. Jika balita anda  memerlukan sepatu untuk sekolah, pastikan membeli sepatu jauh jauh hari,  sehingga dapat memilih dengan tenang. Kesalaham memilih sepatu akan  menyebabkan si kecil malas memakainya, atau bahkan membuatnya malas  bergerak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Berapa banyak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak sepatu yang mesti disiapkan? Sebaiknya si kecil mempunyai  lebih dari satu, minimal dua pasang sepatu untuk dua aktifitas berbeda.  Misalnya satu sepatu model sport yang aman dan nyaman dikenakan untuk  aktifitas sehari-hari atau pergi ke sekolah. Serta satu lagi untuk acara  yang lebih formal seperti pesta dan sebagainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Memilih jenis sepatu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memilih sepatu, pastikan anda ingat model apa saja yang telah si  kecil miliki atau yangsudah waktunya diganti. Pastikan model yang aman  dan nyaman untuk menghindari cidera. Pilihkan sepatu yang berbeda untuk  kegiatan yang berbeda agar si kecil tetap merasa nyaman beraktifitas.  Jenis sepatu bermacam-macam menurut aktifitas sehari, seperti &lt;em&gt;sport shoes, dress shoes, ballet shoes&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;mary-jane shoes&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Fitting&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saat mencoba sepatu yang akan dibeli, sebaiknya si kecil mengenakan kaus  kaki dengan bahan yang nyaman. Biarkan ia mencobanya untuk berjalan,  melompat atau berlari kecil. Tanyakan pendapatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Nyaman dan aman dipakai&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika si kecil akan memakai sepatu tersebut dalam jangka waktu  yangrelatif lama, seperti misalnya ke sekolah, pastikan ukuran sepatu  pas untuk kakinya. Tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Sepatu yang  kedodoran selain tidak nyaman juga rawan slip sehingga membahayakan si  kecil, sebaliknya sepatu kekecilan membuatnya tidak nyaman dan kulit  kaki menjadi lecet dan luka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatikan bahan sepatu, pilih yang ringan dan menyerap keringat. Sol  sepatu yang kokoh dan stabil serta tidak licin membuat si kecil mantap  untuk melangkah dan beraktifitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Source : http://bayibalita.com/2010/07/cerdas-berbelanja-sepatu-untuk-balita/&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-3181046037480364969?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/3181046037480364969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2010/07/cerdas-berbelanja-sepatu-untuk-balita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/3181046037480364969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/3181046037480364969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2010/07/cerdas-berbelanja-sepatu-untuk-balita.html' title='Cerdas Berbelanja Sepatu untuk Balita'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-638331803788525702</id><published>2010-04-05T23:17:00.000-07:00</published><updated>2010-04-05T23:17:36.925-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HypnoParenting'/><title type='text'>Mengubah Cara Pengasuhan Pada Anak Anda</title><content type='html'>&lt;div style="color: purple;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Sadarilah, proses pendidikan itu seperti lingkaran setan. Ia akan  terus berputar sesuai dengan awal permulaan yang telah mendahului. Oleh  sebab itu, mulailah mendidik dengan benar.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: purple;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: purple;"&gt;Percayakah anda bahwa kebanyakan orangtua saat ini hanya mengulang  proses pendidikan (cara mengasuh) yang telah dilakukan orangtuanya  terdahulu ? &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman saya menetapkan jam tidur terhadap anaknya adalah  pukul 08.00 tiap malam, tidak peduli usia anak. Kebijakan ini mengundang  protes anak yang tertua. Ia merasa bahwa ia sudah lebih tua  dibandingkan adiknya sehingga seharusnya ia mendapatkan jam tidur lebih  lama daripada adiknya. Namun teman saya masih keukeuh mempertahankan  tradisi ini sehingga menimbulkan konflik dengan anak tertuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika  saya tanya alasan penetapan peraturan tersebut, saya sungguh terkejut  akan motif dibalik peraturan tersebut. Katanya, ia hanya mengikuti  tradisi yang telah ditetapkan oleh orangtuanya dan yang telah dijalankan  juga oleh ke 2 saudaranya yang lain terhadap anak-anak mereka  masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba para pembaca renungkan kisah teman saya  dalam mendidik putra-putrinya. Tradisi yang telah diwariskan tersebut  dipegang dengan taat oleh anak-anaknya. Kemudian anak-anaknya mewariskan  kembali pada anak-anaknya. Bagaimana jika tradisi itu salah dan tidak  lagi sesuai dengan kemajuan jaman yang ada ? Tentunya akan menimbulkan  konflik dalam hubungan orangtua-anak.&lt;br /&gt;Mari kita menyadari tradisi-tradisi yang seharusnya tidak lagi kita  terapkan pada pendidikan anak jaman sekarang misalnya belajar harus  serius dan duduk tenang berubah menjadi belajar harus fun, rileks, dan  sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi. Bukankah ini akan  membantu anak kita berkembang mengikuti jaman ? Sadarkah bahwa kurikulum  yang kita pakai sekarang ini ketinggalan berlipat ganda dengan kemajuan  teknologi yang ada?&amp;nbsp; Demikian juga dengan cara kita memperlakukan anak  masih tetap sama dengan cara kita diperlakukan oleh orangtua kita  dulunya? Dan itupun sama dengan cara kakek kita mendidik dan mengasuh  ayah ibu kita saat mereka masih kecil!&lt;br /&gt;&lt;div style="color: purple;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-638331803788525702?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/638331803788525702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2010/04/mengubah-cara-pengasuhan-pada-anak-anda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/638331803788525702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/638331803788525702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2010/04/mengubah-cara-pengasuhan-pada-anak-anda.html' title='Mengubah Cara Pengasuhan Pada Anak Anda'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-8968020743384901779</id><published>2010-04-05T23:16:00.000-07:00</published><updated>2010-04-05T23:16:12.956-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HypnoParenting'/><title type='text'>Sadarkan Anda Jika Telah Menerapkan Standar Perilaku Terlalu Tinggi Pada Anak?</title><content type='html'>&lt;div style="color: purple;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Janganlah mengukur anak dengan tongkat pengukur yang dulunya  digunakan untuk mengukur kita&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: purple;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: purple;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Terkadang sebagai orang dewasa secara tidak sadar kita telah menerapkan  standar perilaku terlalu tinggi yang harus dipenuhi oleh anak-anak kita.  Kebanyakan hal ini disebabkan kita sendiri dididik dengan cara seperti  itu oleh orangtua kita. Sudahkah kita&amp;nbsp; menyadari apakah standar yang  kita tetapkan untuk anak kita realistis? Apakah standar tersebut sudah  disesuaikan dengan tipe kepribadiannya? Apakah standar tersebut sudah  disesusaikan dengan gaya belajarnya dan cara otak anak memroses  informasi? Dan yang terpenting apakah standar tersebut dapat membuat  anak kita bahagia dan makin semangat?&lt;/span&gt;&lt;br style="color: black;" /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br style="color: black;" /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Kunci dari sebuah disiplin  adalah rasa dicintai dan diterima. Dengan adanya perasaan tersebut maka  disiplin sekeras apapun akan dimaknai dengan positif. Dan demikian pula  sebaliknya tanpa adanya perasaan dicintai dan diterima maka disiplin  seringan apapun akan dimaknai dengan negatif!&lt;/span&gt;&lt;br style="color: black;" /&gt;&lt;br style="color: black;" /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Marilah kita  periksa apa yang telah kita lakukan pada anak tercinta kita dan berani  memperbaiki diri jika ada yang kurang tepat.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-8968020743384901779?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/8968020743384901779/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2010/04/sadarkan-anda-jika-telah-menerapkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/8968020743384901779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/8968020743384901779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2010/04/sadarkan-anda-jika-telah-menerapkan.html' title='Sadarkan Anda Jika Telah Menerapkan Standar Perilaku Terlalu Tinggi Pada Anak?'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-7828994314525749471</id><published>2010-04-05T23:14:00.000-07:00</published><updated>2010-04-05T23:14:09.977-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HypnoParenting'/><title type='text'>Sudahkah Anda Menyapa Anak Anda Hari Ini?</title><content type='html'>&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;Hadiah terbesar untuk anak kita adalah kesediaan untuk memberikan waktu berharga kita kepada mereka!&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sudahkah kita menanyakan apakah ia bahagia hari ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita memeluknya dan menyatakan rasa sayang kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita bermain atau berbincang-bincang penuh konsentrasi  dengannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak tidak meminta sesuatu yang mewah dari kita. Anak hanya  meminta perhatian dan kasih sayang kita sebagai orangtua. Ketika ia  tidak mendapatkan keduanya maka mulailah ia mencari di luar keluarganya.  Ia bisa mencari diantara teman-teman sekolahnya, mencari diantara  guru-gurunya atau mencari diantara teman-teman se-gank-nya. Bersyukurlah  jika ia mencari di tempat yang positif bukan di tempat yang salah yang  bisa membuat orangtua mendapatkan serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai macam kasus kenakalan anak-anak dan remaja atau bahkan  kegagalan hidup seorang manusia dewasa, biasanya bermula dari kurangnya  perhatian dan kasih sayang dari 2 figur yang amat dicintai anak - ibu  dan ayahnya. Pelampiasannya adalah dengan melakukan hal-hal yang bisa  menarik perhatian orang dewasa di sekitarnya. Misalkan dengan berbuat  onar, dengan tidak menjalankan kewajibannya, dengan mendekati narkoba  dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari luangkan waktu kita untuk menyapanya hari ini, untuk mengajaknya  tersenyum sambil menyelami keadaanya hari ini. Niscaya, anak kita akan  merasa dicintai. Perasaan dicintai inilah ylainang akan membantunya  tegar menghadapi dunia. Selamat melakukan!&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-7828994314525749471?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/7828994314525749471/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2010/04/sudahkah-anda-menyapa-anak-anda-hari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/7828994314525749471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/7828994314525749471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2010/04/sudahkah-anda-menyapa-anak-anda-hari.html' title='Sudahkah Anda Menyapa Anak Anda Hari Ini?'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-4406381139146436131</id><published>2009-10-12T02:33:00.001-07:00</published><updated>2009-10-12T02:33:50.657-07:00</updated><title type='text'>Siapakah Figur Pertama Anak Anda?</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:arial,helvetica,sans-serif;font-size:8pt;color:#000000;"&gt;&lt;i style="color: rgb(127, 0, 63); font-weight: bold;"&gt;Anak-anak sangat tergantung pada orangtua saat masih dalam proses tumbuh kembangnya&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Orang pertama yang dicari anak ketika ia ketakutan adalah Anda... para ibu!&lt;br&gt;&lt;br&gt;Orang pertama yang dijadikan teladan tentang keteguhan hati adalah Anda... para &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1255339944_4"&gt;Ayah&lt;/span&gt;! &lt;br&gt;&lt;br&gt;Tidakkah kita menyadari ketergantungan anak pada orangtuanya sedemikian besar pada saat mereka masih kecil ? &lt;br&gt;&lt;br&gt;Segala tingkah laku kita, baik yang nampak maupun &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1255339944_5"&gt;yang dilakukan&lt;/span&gt; secara tidak sadar, ditiru oleh anak kita. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Salah seorang sahabat mengeluhkan masalahnya tentang relasi dengan orang lain dan sulitnya ia mengambil keputusan. Sering kali ia merasa canggung saat harus berhadapan dengan orang lain dan ragu-ragu mengambil keputusan saat dihadapkan pada beberapa pilihan. Dalam proses terapi diketahui bahwa secara tidak sadar ia meniru cara ayahnya dalam berhadapan dengan orang lain dan dalam cara mengambil keputusan. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Kita sebagai orangtua, merupakan figur pertama yang terlintas dan terekam kuat dalam hidup seorang anak. Oleh sebab itu, kesan yang tertanam dalam diri anak akan sangat mendalam. Ketika ia sakit dan ketakutan, orang pertama yang menenangkannya seringkali adalah ibu, wanita yang telah merawatnya sejak lahir. Ketika anak sedang mengalami kebimbangan, orang yang dijadikan contoh dalam menghadapinya adalah ayah, laki-laki tegar yang ia kenal. &amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jadi... marilah kita menjadi orangtua terbaik yang bisa dimiliki dan dibanggakan oleh anak kita dalam hidupnya. Tentu saja menjadi orangtua terbaik adalah proses pembelajaran yang tidak bisa terjadi dalam waktu semalam. Percayalah semangat dan niat untuk menjadi terbaik dalam hidup anak kita akan senantiasa direstui oleh Sang Pemberi Kehidupan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;from : sekolah orangtua&lt;br&gt;&lt;br style="color: rgb(127, 0, 63);"&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;        &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-4406381139146436131?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/4406381139146436131/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/10/siapakah-figur-pertama-anak-anda.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/4406381139146436131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/4406381139146436131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/10/siapakah-figur-pertama-anak-anda.html' title='Siapakah Figur Pertama Anak Anda?'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-4314554347081569338</id><published>2009-09-24T22:08:00.001-07:00</published><updated>2009-09-24T22:08:31.176-07:00</updated><title type='text'>Pernahkah Kita Bersyukur Menjadi Orangtua?</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:8pt;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(191, 0, 191);"&gt;Sudah seribu kali aku mengatakannya, tetapi aku akan mengatakannya sekali lagi. Tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada menjadi orangtua - &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(191, 0, 191);"&gt;Oprah Winfrey&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;Apakah pekerjaan terpenting dan terhebat di dunia ? Apakah menjadi orangtua? Hmm… sepertinya begitu bukan?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pernahkah kita bersyukur -&amp;nbsp; sekali saja -&amp;nbsp; karena telah menjadi orangtua bagi anak-anak kita? Mengingat ada beberapa pasangan yang menikah dan mengharapkan anak namun masih belum dikaruniai anak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Inul Darastita &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1253854395_3"&gt;adalah salah satu&lt;/span&gt; dari sekian pasangan yang mendambakan anak untuk hadir ditengah perkawinan mereka. Berbagai cara telah ditempuh, hingga akhirnya Inul dan suaminya menggunakan &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1253854395_4"&gt;bayi tabung&lt;/span&gt; sebagai upaya untuk mendapatkan anak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salah seorang rekan belajar saya, baru dikarunai 2 orang anak setelah 12 tahun perkawinan mereka dan istrinya telah berusia 39 tahun ketika anak pertama mereka hadir di dunia ini.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kita yang dipermudah jalannya menjadi perantara menghadirkan satu nyawa di dunia ini, terkadang lupa untuk mensyukuri kemudahan ini. Kita lebih sering mengeluh mengapa anak kita tidak seperti anak teman kita yang begitu penurut dan mungkin kita juga bersedih karena nilai pelajaran sekolahnya merosot tajam.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal-hal sepele terkadang mengakibatkan kemarahan besar muncul dalam diri kita dan terlampiaskan pada anak kita.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Oprah Winfrey, presenter tingkat dunia, mengakui bahwa menjadi orangtua merupakan anugerah bagi dunia ini.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lihatlah wajah anak kita yang tersenyum manis setiap saat dia bertemu kita.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rasakanlah &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1253854395_5"&gt;kasih sayang&lt;/span&gt; yang dipancarkannya dengan tulus pada kita.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui kitalah, manusia-manusia baru lahir di dunia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui kitalah, pembaharuan-pembaharuan di dunia ini dimungkinkan untuk terjadi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui kitalah anak-anak akan berkarya di bumi ini.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mereka ini adalah tunas baru yang akan mengubah wajah dunia ini.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui pengasuhan yang kita terapkan, dimungkinkan seorang pemimpin baru akan lahir.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sudahkah kita membekali diri kita dengan segala pengetahuan dan kebijaksanaan yang dibutuhkan untuk mengasuh tunas-tunas muda nan penuh semangat tersebut?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tugas kitalah untuk belajar bagaimana menjaga dan mengasuh mereka hingga mereka berada di jalan yang tepat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena di masa depanlah tugas mereka menanti.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Doa kitalah yang akan menyertai perjalanan mereka selanjutnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena ada masanya kita harus berhenti menyertainya, dan membiarkannya berjalan menuju impiannya.&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br&gt;From Sekolah orangtua.com&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;        &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-4314554347081569338?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/4314554347081569338/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/09/pernahkah-kita-bersyukur-menjadi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/4314554347081569338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/4314554347081569338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/09/pernahkah-kita-bersyukur-menjadi.html' title='Pernahkah Kita Bersyukur Menjadi Orangtua?'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-8340976752940523444</id><published>2009-09-23T19:26:00.001-07:00</published><updated>2009-09-23T19:26:59.065-07:00</updated><title type='text'>Bagaimana Memandang Segala Sesuatu Dari Sudut Pandang Positif?</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:8pt;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;Anak-anak sekarang hidup dalam generasi "emosi hamburger". Mereka tidak dilatih untuk bersabar. Mereka tidak dilatih untuk merenungkan keindahan dalam detail kehidupan&lt;/i&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;Seorang anak laki-laki buta duduk di tangga sebuah bangunan dengan sebuah topi terbalik di dekat kakinya, untuk menampung sumbangan dari orang-orang lewat. Ia menaruh sebuah karton putih dengan tulisan: "&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1254012383_4"&gt;Saya&lt;/span&gt; buta, tolonglah saya." &lt;p&gt;Di topi itu terlihat sedikit koin. Seseorang berjalan mendekat.&lt;br&gt;Ia mengambil beberapa koin dari kantungnya &amp;amp; menjatuhkannya di topi itu.&lt;br&gt;Ia kemudian mengambil karton putih itu, membaliknya &amp;amp; menuliskan beberapa kata. Ia menaruh kembali karton putih itu sehingga setiap orang yang berjalan melewati anak buta itu dapat membaca kata-kata barunya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan segera topi itu mulai dipenuhi koin. Banyak orang mau memberi uang kepada anak buta itu. Sore harinya lelaki yang telah mengganti perkataan di karton putih itu datang lagi untuk melihat bagaimana hasilnya. Anak laki-laki buta itu mengenali lelaki itu dari langkah- langkah kakinya, lalu ia bertanya, "Apakah bapak adalah orang yang mengganti tulisan di karton putih tadi pagi? Apa sih yang bapak tulis?"&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lalu si bapak menjawab,"Saya hanya menuliskan kebenaran. Saya menuliskan apa yang engkau tulis tapi dengan cara berbeda. Saya menuliskan '&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1254012383_5"&gt;Hari ini&lt;/span&gt; hari yang indah, namun saya tak dapat melihatnya'. Itu saja"&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah karton dengan tulisan pertama &amp;amp; kedua sama? Tentu saja&lt;br&gt;kedua tulisan itu mengatakan kepada orang-orang yang lewat bahwa anak itu buta. Namun tulisan yang kedua mengatakan bahwa orang-orang sangat beruntung dapat melihat hari yang indah karena mereka tidak buta. Janganlah heran kalau tulisan kedua lebih efektif mengajak orang bersyukur &amp;amp; mendorong orang-orang untuk memberi uang kepada anak buta itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br&gt;Milikilah kemampuan untuk memandang segala sesuatu dari sudut pandang positif dan bersyukurlah atas setiap yang ada pada kita ataupun yang tidak ingin kita alami. Saat kita – sebagai orangtua – melakukan hal tersebut maka secara tidak langsung kita melatih anak-anak kita melakukan hal yang sama sehingga mereka akan tumbuh dengan sikap mental yang baik dan penuh rasa bersyukur serta bisa memandang segala sesuatu dari cara yang positif!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada dua cara untuk mencapai hal tersebut. Cara pertama melalui pembelajaran sendiri (otodidak) dengan cara mengalami setiap peristiwa tidak mengenakkan ditambah dengan membaca ratusan buku tentang anak dan keluarga atau cara kedua dengan mengikuti sebuah program yang telah disusun secara sistematis berdasarkan pengalaman menangani ribuan keluarga sejak tahun 1995.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Investasi dalam pendidikan adalah sebuah investasi yang tak ternilai harganya. Saat kita senantiasa belajar maka kita secara tidak langsung menjadi teladan yang baik bagi putra putri kita.&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;        &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-8340976752940523444?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/8340976752940523444/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/09/bagaimana-memandang-segala-sesuatu-dari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/8340976752940523444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/8340976752940523444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/09/bagaimana-memandang-segala-sesuatu-dari.html' title='Bagaimana Memandang Segala Sesuatu Dari Sudut Pandang Positif?'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-5159377125900790981</id><published>2009-09-10T23:43:00.001-07:00</published><updated>2009-09-10T23:43:40.602-07:00</updated><title type='text'>Apa Saja Yang Perlu Dipahami Dari Seorang Anak?</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:8pt;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;Kita selalu mengatakan hal yang sama dari waktu ke waktu dan anak kita terus-menerus mengulangi kesalahan yang sama. Mereka keras kepala dan kita tidak peka&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Mendidik tidak berarti mengulang kata-kata, tetapi menciptakan inspirasi, ide dan keajaiban. Kesalahan anak yang sama perlu dicermati dengan sikap berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br&gt;Karena keterbatasan pengetahuan dan minimnya bacaan para orangtua maka seringkali saat menghadapi permasalahan anak kita hanya mengulang perkataan yang sama untuk menanggapi perilaku seorang anak. Kita hanya memiliki sedikit strategi yang sudah dicoba berulangkali dan terbukti kurang manjur. Mengapa masih kita pakai terus? Karena tidak tahu strategi lain!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br&gt;Mendidik dan mengasuh seorang anak adalah suatu seni. Kita perlu memahami mereka dan menggunakan pemahaman itu untuk mengarahkan tindakan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br&gt;Memahami seorang anak tidak berarti menyetujui dan menuruti semua tindakan anak. Memahami seorang anak berarti menyusun berbagai strategi untuk mengarahkan anak sesuai dengan sifat alami mereka. Sudahkah kita memahami sifat alami anak kita sebanyak mungkin?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br&gt;Apa saja yang perlu kita pahami dari seorang anak? Ada banyak sekali namun ada beberapa hal pokok yang wajib dikuasai seperti di bawah ini:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tingkat perkembangannya – setiap tingkatan perkembangan memiliki ciri khas sendiri. Apa yang kita katakan pada saat ia berusia 4 tahun tidak akan manjur lagi saat ia berusia 7 tahun. Kita harus mengganti caranya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kepribadian anak – setiap kepribadian memiliki ciri khas tersendiri untuk termotivasi. Jika kita memiliki dua orang anak dan memiliki dua kepribadian yang berbeda maka minimal kita harus punya dua strategi yang berbeda untuk memotivasi mereka – tidak bisa disamakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gaya belajar – setiap anak memiliki gaya belajar sendiri dan jika kita tidak memahami ini maka bisa jadi belajar akan membosankan dan memberatkan bagi si anak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kebutuhan emosional – setiap anak memiliki kebutuhan emosional yang akan membuat mereka memiliki motivasi dari dalam. Tanpa adanya motivasi yang muncul dari dalam maka sebagai orangtua akan lelah memotivasi anak terus menerus.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;From Sekolahorangtua.com&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;        &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-5159377125900790981?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/5159377125900790981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/09/apa-saja-yang-perlu-dipahami-dari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/5159377125900790981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/5159377125900790981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/09/apa-saja-yang-perlu-dipahami-dari.html' title='Apa Saja Yang Perlu Dipahami Dari Seorang Anak?'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-5705057197096657833</id><published>2009-08-28T05:39:00.001-07:00</published><updated>2009-08-28T05:39:48.476-07:00</updated><title type='text'>Bagaimana Menyiapkan Anak Untuk Bisa Memahami Dirinya Sendiri?</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:8pt;color:#000000;"&gt;&lt;i style="color: rgb(127, 0, 63); font-weight: bold;"&gt;Persiapkan anak anda untuk "menjadi" karena dunia akan menyiapkannya untuk "mempunyai"&lt;/i&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;Ada sebuah formula sukses sederhana yang menyatakan bahwa 'be x do = have'. Artinya saat kita menjadi seseorang yang mampu mengenali diri sendiri dengan baik maka apapun yang kita lakukan akan menghasilkan sesuatu yang akan membuat hidup kita makmur dan bahagia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun banyak orang hanya berfokus pada apa yang mereka lakukan saja. Apa akibatnya? Mereka merasakan bahwa sukses itu harus ditempuh dengan usaha yang sangat keras.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ya dari rumus di atas bisa dilihat jika kita misalkan "have=10" dimana bisa diartikan kita ingin memiliki kekayaan senilai 10 maka orang-orang yang bekerja keras bisa jadi memaknainya dengan "1 x 10". Artinya adalah "be = 1" dan "do = 10". &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1251463009_4"&gt;Jadi&lt;/span&gt; mereka sedikit mengenal dan memahami diri mereka sendiri namun bekerja sangat keras dan sukses.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun ada juga yang mendapatkan 10 itu dengan cara "2 x 5". Artinya mereka lebih mengenal dirinya sehingga hanya perlu melakukan usaha sebesar 5 (separo dari yang pertama bukan?) untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam hidup.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Fenomena seperti di atas sering kita jumpai di masyarakat. Kita tentu pernah berpikir mengapa si A yang kelihatannya santai namun hidupnya penuh kelimpahan dan bahagia lahir batin sedangkan si B yang bekerja membanting tulang siang dan malam menjadi kaya namun tetap saja kekurangan dan dihinggapi banyak kecemasan. Apakah yang membedakan?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menyiapkan seorang anak untuk bisa memahami siapa dirinya yang sesunguhnya akan sangat membantu hidupnya kelak. Emosi negatif adalah sinyal bahwa kita harus melakukan sesuatu. Emosi negatif ada untuk dikelola sehingga menguntungkan kita bukan untuk dihindari. Kita tak mungkin menghindari munculnya emosi negatif karena mekanisme itu adalah hasil ciptaan Yang Maha Kuasa.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu kita perlu memberikan kesempatan pada anak kita mengambil keputusan dan menjalankannya. Dengan begitu mereka merasa memiliki kendali atas hidup mereka. Seorang anak yang merasa memiliki kendali atas hidupnya akan tumbuh jauh lebih &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1251463009_5"&gt;percaya diri dari&lt;/span&gt; pada seorang anak yang terus dilindungi dan diatur oleh orangtuanya.&lt;br&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;From : Sekolahorangtua.com&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;  start: 0000-00-00 end: 0000-00-00       &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-5705057197096657833?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/5705057197096657833/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/08/bagaimana-menyiapkan-anak-untuk-bisa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/5705057197096657833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/5705057197096657833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/08/bagaimana-menyiapkan-anak-untuk-bisa.html' title='Bagaimana Menyiapkan Anak Untuk Bisa Memahami Dirinya Sendiri?'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-6010075764554471055</id><published>2009-08-21T23:55:00.001-07:00</published><updated>2009-08-21T23:55:46.729-07:00</updated><title type='text'>Bagimana Mendidik Anak Tanpa Kekerasan?</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:8pt;color:#000000;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;Bersikap terbuka terhadap anak, memeluknya dan menangis bersama mereka adalah adalah lebih penting daripada memberi mereka harta dan mengkritik mereka secara berlebihan&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;Sebagai orangtua tak jarang kita memendam masalah kita sendiri. Kita tak ingin anak kita tahu apa yang kita alami. Namun sebaliknya kita memaksa mereka menceritakan semua yang mereka alami dan jika mereka tidak mau maka kita memarahi mereka dan menuduhnya tak mau bersikap terbuka pada orangtua. Kritik telah terlontarkan dan ini bisa membuat seorang anak yang perasaannya sensitif menjadi terluka dan merusak citra dirinya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat kita membicarakan masalah kita dengan anak itu bukan berarti kita mengungkapkan semuanya. Kita hanya perlu mengungkap permasalahan yang ada di permukaan saja. Jika ini kita lakukan maka anak akan lebih mengerti orangtuanya dan tidak jarang respek akan muncul.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal lain &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1250924012_4"&gt;yang penting&lt;/span&gt; adalah anak lebih mengenal pemikiran orangtuanya yang kelak menjadi bekal bagi dirinya mengarungi 'lautan kehidupan'.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapankah terakhir kali kita berbagi perasaan, sedih ataupun gembira, pada anak kita? Marilah kita lakukan sekarang dan lihat bagaimana hasil positif yang bisa kita raih.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;          &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-6010075764554471055?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/6010075764554471055/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/08/bagimana-mendidik-anak-tanpa-kekerasan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/6010075764554471055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/6010075764554471055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/08/bagimana-mendidik-anak-tanpa-kekerasan.html' title='Bagimana Mendidik Anak Tanpa Kekerasan?'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-3623702833303176527</id><published>2009-08-18T20:10:00.001-07:00</published><updated>2009-08-18T20:10:20.182-07:00</updated><title type='text'>Belajar Mengatakan Tidak Pada Anak</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:8pt"&gt;&lt;br&gt; &lt;div style="font-family: tahoma,new york,times,serif; font-size: 8pt;"&gt;&lt;div style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;div style="font-family: tahoma,new york,times,serif; font-size: 8pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br&gt; 		&lt;div class="image"&gt;&lt;img style="width: 133px; height: 133px;" src="http://images.detik.com/content/2009/08/14/764/rengekan-dalam.jpg" alt="img"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;Saat orang tua pergi ke supermarket dengan anaknya, terkadang anak menginginkan suatu barang entah itu mainan atau jajanan. Namun, kadang orang tua tidak bisa memenuhi permintaan sang anak, dan sulit untuk mengatakan tidak pada anak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ada beberapa orang tua yang mengatakan tidak pada anaknya dengan cara membentak atau mengomelinya sehingga membuat anak menangis, padahal tindakan ini tidak baik bagi psikologis sang anak. Jadi, sebaiknya orang tua mengatakan tidak pada anak dengan cara yang lebih bisa dimengerti oleh anak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebuah survei yang dilakukan oleh &lt;em&gt;Centre for a New American Dream&lt;/em&gt; menemukan bahwa anak-anak belajar kebiasaan merengek sejak awal kehidupannya dan biasa dilakukan untuk mencari perhatian orang tuanya. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Penemuan lain mengatakan bahwa anak yang suka merengek minta dibelikan sesuatu karena anak tersebut melihat teman bermainnya memiliki barang yang baru. Sekitar lebih dari 50 persen anak-anak dalam survei mengatakan dengan memiliki barang terbaru tersebut, anak-anak akan merasa diterima oleh teman-temannya dan membuatnya merasa lebih baik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Orang tua perlu mengajarkan anak-anaknya untuk melihat kualitas dan kegunaan dari barang tersebut dan memiliki kemampuan untuk untuk menentukan pilihan sendiri," ujar Jody Johnston Pawel seorang penulis &lt;em&gt;The Parent's Toolshop&lt;/em&gt;, seperti dikutip dari &lt;em&gt;Health24&lt;/em&gt;, Jumat (14/8/2009).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, orang tua juga harus mengajarkan anaknya tentang bagaimana menanggapi tekanan sang anak terhadap teman-temannya, dan memberitahu anak bahwa untuk bisa diterima oleh teman-teman caranya adalah dengan selalu bersikap ramah ke semua orang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jody Johnston Pawel memberikan tips untuk mengatasi rengekan anak-anak, yaitu:&lt;br&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Berikan alasan kenapa menolaknya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berusaha mengenali perasaan sang anak tapi tetap menolaknya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sarankan alternatif lain yang bisa diterima.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Biarkan anak memilih salah satu dari beberapa pilihan tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Katakan dengan baik-baik bahwa anak tidak akan mendapatkan apa yang dimintanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Katakan bahwa untuk mendapatkan barang tersebut sang anak harus menabung terlebih dahulu.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;br&gt;Jadi, sebaiknya katakan tidak pada anak dengan cara yang lebih bisa diterima oleh sang anak, bukan dengan cara mengomeli atau membentaknya di depan umum.&lt;div&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;div&gt;From : &lt;a target="_blank" href="http://detik.com"&gt;detik.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;          &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;        &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-3623702833303176527?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/3623702833303176527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/08/belajar-mengatakan-tidak-pada-anak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/3623702833303176527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/3623702833303176527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/08/belajar-mengatakan-tidak-pada-anak.html' title='Belajar Mengatakan Tidak Pada Anak'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-1152288485509119650</id><published>2009-08-10T19:18:00.001-07:00</published><updated>2009-08-10T19:18:37.401-07:00</updated><title type='text'>Stimulasi Dini pada Bayi dan Balita</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:courier,monaco,monospace,sans-serif;font-size:8pt;color:#ff00ff;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(104, 123, 188); font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Stimulasi Dini pada Bayi dan Balita&lt;br&gt; Untuk Mengembangkan Kecerdasan Multipel dan Kreativitas Anak&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(104, 123, 188); font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;Apa yang dimaksud dengan kecerdasan multipel ?&lt;br&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br&gt; Kecerdasan multipel (multiple inteligensia) adalah berbagai jenis kecerdasan yang dapat dikembangkan pada anak, antara lain verbal-linguistic (kemampuan menguraikan pikiran dalam kalimat-kalimat, presentasi, pidato, diskusi, tulisan), logical–mathematical (kemampuan menggunakan logika-matematik dalam memecahkan berbagai masalah), visual spatial (kemampuan berpikir tiga dimensi), bodily-kinesthetic (ketrampilan gerak, menari, olahraga), musical (kepekaan dan kemampuan berekspresi dengan bunyi, nada, melodi, irama), intrapersonal (kemampuan memahami dan mengendalikan diri sendiri), interpersonal (kemampuan memahami dan menyesuaikan diri dengan orang lain), naturalist (kemampuan memahami dan memanfaatkan lingkungan).&lt;/p&gt; &lt;br style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Faktor-faktor apa yang mempengaruhi kualitas kecerdasan ?&lt;br&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt; Kecerdasan multipel dipengaruhi 2 faktor utama yang saling terkait yaitu faktor keturunan (bawaan, genetik) dan faktor lingkungan. Seorang anak dapat mengembangkan berbagai kecerdasan jika mempunyai faktor keturunan dan dirangsang oleh lingkungan terus menerus. &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Orangtua yang cerdas anaknya cenderung akan cerdas pula jika faktor lingkungan mendukung pengembangan kecerdasaannnya sejak didalam kandungan, masa bayi dan balita. Walaupun kedua orangtuanya cerdas tetapi jika lingkungannya tidak menyediakan kebutuhan pokok untuk pengembangan kecerdasannya, maka potensi kecerdasan anak tidak akan berkembang optimal. Sedangkan orangtua yang kebetulan tidak berkesempatan mengikuti pendidikan tinggi (belum tentu mereka tidak cerdas, mungkin karena tidak ada kesempatan atau hambatan ekonomi) anaknya bisa cerdas jika dicukupi kebutuhan untuk pengembangan kecerdasan sejak di dalam kandungan sampai usia sekolah dan remaja.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt; Apa kebutuhan pokok untuk mengembangkan kecerdasan ?&lt;br&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br&gt; Tiga kebutuhan pokok untuk mengembangkan kecerdasan antara lain adalah kebutuhan FISIK-BIOLOGIS (terutama untuk pertumbuhan &lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://dr-anak.com/category/otak"&gt;otak&lt;/a&gt;, sistem sensorik dan motorik), EMOSI-KASIH SAYANG (mempengaruhi kecerdasan emosi, inter dan intrapersonal) dan STIMULASI DINI (merangsang kecerdasan-kecerdas an lain).&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Kebutuhan FISIK-BIOLOGIS terutama gizi yang baik sejak di dalam kandungan sampai remaja terutama untuk perkembangan otak, pencegahan dan pengobatan &lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://dr-anak.com/category/penyakit"&gt;penyakit&lt;/a&gt;-penyakit yang dapat mempengaruhi perkembangan kecerdasan, dan ketrampilan fisik untuk melakukan aktivitas sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Kebutuhan EMOSI-KASIH SAYANG : terutama dengan melindungi, menimbulkan rasa aman dan nyaman, memperhatikan dan menghargai anak, tidak mengutamakan hukuman dengan kemarahan tetapi lebih banyak memberikan contoh-contoh dengan penuh kasih sayang. Kebutuhan STIMULASI meliputi rangsangan yang terus menerus dengan berbagai cara untuk merangsang semua system sensorik dan motorik.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;span id="more-72"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Ketiga kebutuhan pokok tersebut harus diberikan secara bersamaan sejak janin didalam kandungan karena akan saling berpengaruh. Bila kebutuhan biofisik tidak tercukupi, gizinya kurang, sering sakit, maka perkembangan otaknya tidak optimal. Bila kebutuhan emosi dan kasih sayang tidak tercukupi maka kecerdasan inter dan antar personal juga rendah. Bila stimulasi dalam interaksi sehari-hari kurang bervariasi maka perkembangan kecerdasan juga kurang bervariasi.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;Apa itu STIMULASI DINI ? Apa manfaatnya ?&lt;br&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br&gt; Stimulasi dini adalah rangsangan yang dilakukan sejak bayi baru lahir (bahkan sebaiknya sejak janin 6 bulan di dalam kandungan) dilakukan setiap hari, untuk merangsang semua sistem indera (pendengaran, penglihatan, perabaan, pembauan, pengecapan). Selain itu harus pula merangsang gerak kasar dan halus kaki, tangan dan jari-jari, mengajak berkomunikasi, serta merangsang perasaan yang menyenangkan dan pikiran bayi dan balita. Rangsangan yang dilakukan sejak lahir, terus menerus, bervariasi, dengan suasana bermain dan kasih sayang, akan memacu berbagai aspek kecerdasan anak (kecerdasan multipel) yaitu kecerdasan : logiko-matematik, emosi, komunikasi bahasa (lingusitik) , kecerdasan musikal, gerak (kinestetik) , visuo-spasial, senirupa dll.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt; Cara melakukan stimulasi dini&lt;br&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br&gt; Stimulasi sebaiknya dilakukan setiap kali ada kesempatan berinteraksi dengan bayi/balita. misalnya ketika memandikan, mengganti popok, menyusui, menyuapi makanan, menggendong, mengajak berjalan-jalan, bermain, menonton TV, di dalam kendaraan, menjelang tidur.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Stimulasi untuk bayi 0 – 3 bulan dengan cara : mengusahakan rasa nyaman, aman dan menyenangkan, memeluk, menggendong, menatap mata bayi, mengajak tersenyum, berbicara, membunyikan berbagai suara atau musik bergantian, menggantung dan menggerakkan benda berwarna mencolok (lingkaran atau kotak-kotak hitam-putih) , benda-benda berbunyi, mengulingkan bayi kekanan-kekiri, tengkurap-telentang , dirangsang untuk meraih dan memegang mainan&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;strong&gt;Umur 3 – 6 bulan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; ditambah dengan bermain 'cilukba', melihat wajah bayi dan pengasuh di cermin, dirangsang untuk tengkurap, telentang bolak-balik, duduk.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Umur 6 – 9 bulan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ditambah dengan memanggil namanya, mengajak bersalaman, tepuk tangan, membacakan dongeng, merangsang duduk, dilatih berdiri berpegangan.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Umur 9 – 12 bulan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ditambah dengan mengulang-ulang menyebutkan mama-papa, kakak, memasukkan mainan ke dalam wadah, minum dari gelas, menggelindingkan bola, dilatih berdiri, berjalan dengan berpegangan.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Umur 12 – 18 bulan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ditambah dengan latihan mencoret-coret menggunakan pensil warna, menyusun kubus, balok-balok, potongan gambar sederhana (puzzle) memasukkan dan mengeluarkan benda-benda kecil dari wadahnya, bermain dengan boneka, sendok, piring, gelas, teko, sapu, lap. Latihlah berjalan tanpa berpegangan, berjalan mundur, memanjat tangga, menendang bola, melepas celana, mengerti dan melakukan perintah-perintah sederhana (mana bola, pegang ini, masukan itu, ambil itu), menyebutkan nama atau menunjukkan benda-benda.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Umur 18 – 24 bulan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ditambah dengan menanyakan, menyebutkan dan menunjukkan bagian-bagian tubuh (mana mata ? hidung?, telinga?, mulut ? dll), menanyakan gambar atau menyebutkan nama binatang &amp;amp; benda-benda di sekitar rumah, mengajak bicara tentang kegiatan sehari-hari (makan, minum mandi, main, minta dll), latihan menggambar garis-garis, mencuci tangan, memakai celana - baju, bermain melempar bola, melompat.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Umur 2 – 3 tahun&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ditambah dengan mengenal dan menyebutkan warna, menggunakan kata sifat (besar-kecil, panas-dingin, tinggi-rendah, banyak-sedikit dll), menyebutkan nama-nama teman, menghitung benda-benda, memakai baju, menyikat gigi, bermain kartu, boneka, masak-masakan, menggambar garis, lingkaran, manusia, latihan berdiri di satu kaki, buang air kecil / besar di toilet.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Setelah umur 3 tahun&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; selain mengembangkan kemampuan-kemampuan umur sebelumnya, stimulasi juga di arahkan untuk kesiapan bersekolah antara lain : memegang pensil dengan baik, menulis, mengenal huruf dan angka, berhitung sederhana, mengerti perintah sederhana (buang air kecil / besar di toilet), dan kemandirian (ditinggalkan di sekolah), berbagi dengan teman dll. Perangsangan dapat dilakukan di rumah (oleh pengasuh dan keluarga) namun dapat pula di Kelompok Bermain, Taman Kanak-Kanak atau sejenisnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt; Pentingnya suasana ketika stimulasi&lt;br&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br&gt; Stimulasi dilakukan setiap ada kesempatan berinteraksi dengan bayi-balita, setiap hari, terus menerus, bervariasi, disesuaikan dengan umur perkembangan kemampuannya, dilakukan oleh keluarga (terutama ibu atau pengganti ibu).&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Stimulasi harus dilakukan dalam suasana yang menyenangkan dan kegembiraan antara pengasuh dan bayi/balitanya. Jangan memberikan stimulasi dengan terburu-terburu, memaksakan kehendak pengasuh, tidak memperhatikan minat atau keinginan bayi/balita, atau bayi-balita sedang mengantuk, bosan atau ingin bermain yang lain. Pengasuh yang sering marah, bosan, sebal, maka tanpa disadari pengasuh justru memberikan rangsang emosional yang negatif. Karena pada prinsipnya semua ucapan, sikap dan perbuatan pengasuh adalah merupakan stimulasi yang direkam, diingat dan akan ditiru atau justru menimbulkan ketakutan bayi-balita.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;Pentingnya pola pengasuhan yang demokratik (otoritatif)&lt;br&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br&gt; Oleh karena itu  interaksi antara pengasuh dan bayi atau balita harus dilakukan dalam &lt;strong&gt; suasana pola asuh yang demokratik (otoritatif)&lt;/strong&gt;. Yaitu pengasuh harus peka terhadap isyarat-isyarat bayi, artinya memperhatikan minat, keinginan atau pendapat anak, tidak memaksakan kehendak pengasuh, penuh kasih sayang, dan kegembiraan, menciptakan rasa aman dan nyaman, memberi contoh tanpa memaksa, mendorong keberanian untuk mencoba berkreasi, memberikan penghargaan atau pujian atas keberhasilan atau perilaku yang baik, memberikan koreksi bukan ancaman atau hukuman bila anak tidak dapat melakukan sesuatu atau ketika melakukan kesalahan.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;Mengapa stimulasi dini bisa merangsang kecerdasan multipel ?&lt;br&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br&gt; Sel-sel otak janin dibentuk sejak 3 – 4 bulan di dalam kandungan ibu, kemudian setelah lahir sampai umur 3 – 4 tahun jumlahnya bertambah dengan cepat mencapai milyaran sel, tetapi belum ada hubungan antar sel-sel tersebut. Mulai kehamilan 6 bulan, dibentuklah hubungan antar sel, sehingga membentuk rangkaian fungsi-fungsi. Kualitas dan kompleksitas rangkaian hubungan antar sel-sel otak ditentukan oleh stimulasi (rangsangan) yang dilakukan oleh lingkungan kepada bayi-balita tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Semakin bervariasi rangsangan yang diterima bayi-balita maka semakin kompleks hubungan antar sel-sel otak. Semakin sering dan teratur rangsangan yang diterima, maka semakin kuat maka hubungan antar sel-sel otak tersebut. Semakin kompleks dan kuat hubungan antar sel-sel otak, maka semakin tinggi dan bervariasi kecerdasan anak di kemudian hari, bila dikembangkan terus menerus, sehingga anak akan mempunyai banyak variasi kecerdasan (multiple inteligensia) .&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana cara merangsang kecerdasan multipel ?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Untuk merangsang &lt;strong&gt; kecerdasan berbahasa verbal&lt;/strong&gt; ajaklah bercakap-cakap, bacakan cerita berulang-ulang, rangsang untuk berbicara dan bercerita,  menyanyikan lagu anak-anak dll.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Latih &lt;strong&gt; kecerdasan logika-matematik&lt;/strong&gt; dengan mengelompokkan, menyusun, merangkai, menghitung mainan, bermain angka, halma, congklak, sempoa, catur, kartu, teka-teki, puzzle, monopoli, permainan komputer dll.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Kembangkan &lt;strong&gt; kecerdasan visual-spatial&lt;/strong&gt; dengan mengamati gambar, foto, merangkai dan membongkar lego, menggunting, melipat, menggambar, halma, puzzle, rumah-rumahan, permainan komputer dll.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Melatih &lt;strong&gt; kecerdasan gerak tubuh&lt;/strong&gt; dengan berdiri satu kaki, jongkok, membungkuk, berjalan di atas satu garis, berlari, melompat, melempar, menangkap, latihan senam, menari, olahraga permainan dll.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Merangsang &lt;strong&gt; kecerdasan musikal&lt;/strong&gt; dengan  mendengarkan musik, bernyanyi, memainkan alat musik, mengikuti irama dan nada.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Melatih &lt;strong&gt; kecerdasan emosi inter-personal&lt;/strong&gt; dengan bermain bersama dengan anak yang lebih tua dan lebih muda, saling berbagi kue, mengalah, meminjamkan mainan, bekerjasama membuat sesuatu, permainan mengendalikan diri, mengenal berbagai suku, bangsa, budaya, agama melalui buku, TV dll.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Melatih &lt;strong&gt; kecerdasan emosi intra-personal&lt;/strong&gt; dengan menceritakan perasaan, keinginan, cita-cita, pengalaman, berkhayal,  mengarang ceritera dll.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Merangsang &lt;strong&gt; kecerdasan naturalis&lt;/strong&gt; dengan menanam biji hingga tumbuh, memelihara tanaman dalam pot, memelihara binatang, berkebun, wisata di hutan, gunung, sungai, pantai, mengamati langit, awan, bulan, bintang dll.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Bila anak mempunyai potensi bawaan berbagai kecerdasan dan dirangsang terus menerus sejak kecil dengan cara yang menyenangkan dan jenis yang bervariasi maka anak kita akan mempunyai kecerdasan yang multipel.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana cara mengembangkan kreativitas anak ?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Kreativitas dibutuhkan oleh manusia untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari. Kreativitas harus dikembangkan sejak dini. Banyak keluarga yang tidak menyadari bahwa sikap orangtua yang otoriter (diktator) terhadap anak akan mematikan bibit-bibit kreativitas anak, sehingga ketika menjadi dewasa hanya mempunyai kreativitas yang sangat terbatas.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana peran orangtua utk mengembangkan kreativitas anak ?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Kreativitas anak akan berkembang jika &lt;strong&gt; orangtua selalu bersikap otoritatif (demokratik) ,&lt;/strong&gt; yaitu : mau mendengarkan omongan anak, menghargai pendapat anak, mendorong anak untuk berani mengungkapkannya. Jangan memotong pembicaraan anak ketika ia ingin mengungkapkan pikirannya. Jangan memaksakan pada anak bahwa pendapat orangtua paling benar, atau melecehkan pendapat anak&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Orangtua harus mendorong anak untuk berani mencoba mengemukakan pendapat, gagasan, melakukan sesuatu atau mengambil keputusan sendiri (asalkan tidak membahayakan atau merugikan oranglain atau diri sendiri). Jangan mengancam atau menghukum anak kalau pendapat atau perbuatannya dianggap salah oleh orangtua. Anak tidaklah salah, mereka umumnya belum tahu, dalam tahap belajar. Oleh karena itu tanyakan mengapa mereka berpendapat atau berbuat demikian, beri kesempatan untuk mengemukan alasan-alasan. Berikanlah contoh-contoh, ajaklah berpikir, jangan didikte atau dipaksa, biarkan mereka yang memperbaikinya dengan caranya sendiri. Dengan demikian tidak mematikan keberanian mereka untuk mengemukakan pikiran, gagasan, pendapat atau melakukan sesuatu.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Selain itu orangtua harus mendorong kemandirian anak dalam melakukan sesuatu, menghargai usaha-usaha yang telah dilakukannya, memberikan pujian untuk hasil yang telah dicapainya walau sekecil apapun. Cara-cara ini merupakan salah satu unsur penting pengembangan kreativitas anak.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Keluarga harus merangsang anak untuk tertarik mengamati dan mempertanyakan tentang berbagai benda atau kejadian disekeliling kita, yang mereka dengar, lihat, rasakan atau mereka pikirkan dalam kehidupan sehari-hari. Orangtua harus menjawab dengan cara menyediakan sarana yang semakin merangsang anak berpikir lebih dalam, misalnya dengan memberikan gambar-gambar, buku-buku. Jangan menolak, melarang atau menghentikan rasa ingin tahu anak, asalkan tidak membahayakan dirinya atau orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Orangtua harus memberi kesempatan anak untuk mengembangkan khayalan, merenung, berfikir dan mewujudkan gagasan anak dengan cara masing-masing. Biarkan mereka bermain, menggambar, membuat bentuk-bentuk atau warna-warna dengan cara yang tidak lazim, tidak logis, tidak realistis atau belum pernah ada. Biarkan mereka menggambar sepeda dengan roda segi empat, langit berwarna merah, daun berwarna biru. Jangan banyak melarang, mendikte, mencela, mengecam, atau membatasi anak. Berilah kebebasan, kesempatan, dorongan, penghargaan atau pujian untuk mencoba suatu gagasan, asalkan tidak membahayakan dirinya atau orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;Semua hal-hal tersebut akan merangsang perkembangan fungsi otak kanan yang penting untuk kreativitas anak yaitu: berfikir divergen (meluas), intuitif (berdasarkan intuisi), abstrak, bebas, simultan.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;oleh : &lt;em&gt;Soedjatmiko - IDAI&lt;br&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3 style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: tahoma,new york,times,serif;"&gt;(diambil dr-anak.com)&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;From : Milis ParentsGuide (mba arianti)&lt;br&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;          &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-1152288485509119650?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/1152288485509119650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/08/stimulasi-dini-pada-bayi-dan-balita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/1152288485509119650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/1152288485509119650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/08/stimulasi-dini-pada-bayi-dan-balita.html' title='Stimulasi Dini pada Bayi dan Balita'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-1597587811595475597</id><published>2009-08-07T22:52:00.000-07:00</published><updated>2009-08-07T22:53:28.960-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HypnoParenting'/><title type='text'>Tips dari Nanny 911</title><content type='html'>1. Komunikasi&lt;br /&gt;Ternyata anak kecil juga ngerti lho kalo kita bilangin baik-baik. Kalo mereka lagi rewel dan menjerit-jerit. .kemudian dengan galaknya kita bentak “Jangan Ributtt!!”, tar nya mereka malah mencontoh kegalakan kita dan malah tambah teriak-teriak ga karuan….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba d bicara baik-baik, turunkan tubuh kita sehingga jadi setinggi mereka, lihat mata mereka, rendahkan suara kita dan katakana “Kenapa? Kamu mau apa? Jangan teriak-teriak gitu yaa..yuk ngomongnya yang baik…tar mami ambilin..” Ternyata mereka ngerti lhooo….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Konsisten&lt;br /&gt;Tidak artinya tidak. Iya artinya iya. Jangan plin plan, sebentar boleh sebentar enggak…nanti sikecil akan bingung dan malah belajar meremehkan kata-kata anda….”It’s okay, mom will change her mind”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kompak&lt;br /&gt;Saat dimana si ayah dan ibu sedang berselisih pendapat, usahakan jangan diperlihatkan di depan anak-anak. Orang tua harus kompak dalam menangani dan mendidik anak-anak. Satu suara dan satu sikap, agar anak-anak tidak bingung atau bisa memberontak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalo ayah lagi menasehati sikecil, dan sikecil mencari perlindungan ke ibunya, ibu gak boleh membela sikecil. Ibu harus satu suara dengan ayah…”Tuh…papa ga suka kamu lempar-lempar barang, hp-nya papa jadi rusak…ayo kamu minta maaf sama papa, laen kali ga boleh lempar-lempar barang ya…..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ada reward juga ada punishment&lt;br /&gt;Tingkah laku yang baik mendapat imbalan. Tingkah laku yang buruk mendapat hukuman.&lt;br /&gt;Setiap pelanggaran anak beri alasan yang tepat mengapa suatu hal tidak boleh, dan katakan dengan tegas tanpa ocehan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Davina W. (Milis asiforbaby)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-1597587811595475597?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/1597587811595475597/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/08/tips-dari-nanny-911.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/1597587811595475597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/1597587811595475597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/08/tips-dari-nanny-911.html' title='Tips dari Nanny 911'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-523740226580277452</id><published>2009-08-07T22:48:00.000-07:00</published><updated>2009-08-07T22:51:09.528-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HypnoParenting'/><title type='text'>Bagaimana Mengajarkan Anak untuk Mengontrol Emosi?</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Dapatkah Anda bayangkan kesepian yang lebih buruk dibandingkan yang satu ini? ‘Manusia adalah orang yang asing bagi dirinya sendiri&lt;/span&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah ketrampilan yang sangat penting kita kuasai dan juga perlu kita ajarkan kepada anak-anak kita adalah ketrampilan menangani emosi - terutama emosi negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ini penting? Karena dengan mengenali bagaimana kita menangani emosi-emosi kita maka kita akan lebih bersahabat dengan diri kita sendiri. Selama ini cara kita menangani emosi adalah dengan menekannya atau mengeluarkannya (melampiaskan pada sesuatu atau orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita mengatakan pada anak kita "sudah lupakan saja hal itu" maka itu berarti kita mengajarkan pengabaian emosi yang pada gilirannya akan membuat emosi itu tertekan ke dalam. Saat emosi tertekan ke dalam dan kemudian terkumpul maka hal ini sama saja dengan mengumpulkan sampah di dalam rumah kita - pada satu saat akan merugikan kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membiarkan seorang anak melempar benda-benda atau memukul atau berteriak-teriak saat marah adalah salah bentuk mengatasi emosi dengan mengeluarkannya. Cara ini masih lebih baik dibandingkan yang pertama namun jeleknya cara ini mengakibatkan penderitaan bagi orang lain yang tidak bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara yang baik untuk menangani emosi adalah dengan cara melepaskannya. Ya ... ini kedengarannya mudah namun tak banyak dari kita yang tahu. &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1249708074_4"&gt;Salah satu&lt;/span&gt; tekniknya adalah dengan mengakui perasaan yang sedang bergejolak. "Adik sedang marah ya...?" adalah salah satu bentuk pengakuan perasaan. Ketika seorang anak diakui perasaannya maka dia akan merasakan penerimaan diri yang sangat penting untuk membangun rasa aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini akan membuat seorang anak tumbuh dengan baik menjadi dewasa dengan mengenal dirinya sendiri karena ia tahu apa yang terjadi dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita belajar untuk menghormati perasaan-perasaan anak kita dengan cara mengakuinya?&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Milis Hypnoparenting&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-523740226580277452?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/523740226580277452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/08/bagaimana-mengajarkan-anak-untuk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/523740226580277452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/523740226580277452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/08/bagaimana-mengajarkan-anak-untuk.html' title='Bagaimana Mengajarkan Anak untuk Mengontrol Emosi?'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-4639048181660852833</id><published>2009-07-21T00:28:00.002-07:00</published><updated>2009-08-07T22:34:35.836-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BreastFeeding'/><title type='text'>ASI VS Susu formula</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 10"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 10"&gt;&lt;link style="font-family: georgia;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUmum%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-family: georgia;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-family: georgia;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:335812652; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1138712290 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Symbol;} @list l1 	{mso-list-id:985746381; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1111797026 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 	{mso-level-tab-stop:.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} table.MsoTableGrid 	{mso-style-name:"Table Grid"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	border:solid windowtext 1.0pt; 	mso-border-alt:solid windowtext .5pt; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-border-insideh:.5pt solid windowtext; 	mso-border-insidev:.5pt solid windowtext; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Menjelang pekan ASI Internasional yang jatuh pada minggu pertama bulan Agustus saya ingin berbagi dengan Anda tentang ASI. Mungkin sudah banyak sekali para ibu yang telah mengetahui banyak tentang ASI, tapi mari kita lihat di sekeliling kita, masih banyak sekali para ibu yang butuh support dan butuh informasi tentang ASI. Mungkin artikel ini sudah bosan anda baca karena anda pikir kalau susu formula dan ASI itu sama? Atau mungkin anda merasa tidak mampu untuk menyusui anak anda? Atau mungkin juga anda malas menyusui anak anda? Jangan malu untuk jujur pada diri anda sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Hari ini saya ingin berbagi dengan anda tentang ASI dan Susu formula. Saya hanya ingin memaparkan keunggulan dari ASI dan Susu formula. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Seperti yang sudah kita ketahui bahwasannya ASI merupakan anugerah dari Tuhan untuk para ibu dan hanya seorang ibu lah yang dapat memproduksi ASI. Asal Anda tahu, setiap air susu mamalia(makhluk/binatang yang menyusui anaknya), spesifik untuk masing-masing spesiesnya. Dan ASI merupakan Air susu yang sangat cocok untuk manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Pernahkan kita tahu kandungan yang terdapat dalam susu formula dan ASI? Mari kita lihat bandingannya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold; font-family: georgia;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;u&gt;Kandungan ASI dan Susu formula&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;u&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoTableGrid"  style="border: medium none ; width: 293px; border-collapse: collapse; color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia; height: 849px;font-family:arial;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 13.65pt;"&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; width: 239.9pt; height: 13.65pt;" valign="top" width="320"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ASI&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 207.4pt; height: 13.65pt;" valign="top" width="277"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Susu Formula&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 85pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 239.9pt; height: 85pt;" valign="top" width="320"&gt;   &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Mengandung        Lemak tak Jenuh sehingga dapat di urai di dalam tubuh manusia. Sehingga,bayi        yang mengkonsumsi ASI tidak akan mengalami Obesitas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 207.4pt; height: 85pt;" valign="top" width="277"&gt;   &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Mengandung        Lemak Jenuh yang sulit di urai di dalam tubuh manusia sehingga banyak        sekali kasus bayi yang mengalami Obesitas karena mengkonsumsi Susu        formula.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 125.95pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 239.9pt; height: 125.95pt;" valign="top" width="320"&gt;   &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Mengandung        zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan        perkembangan kecerdasan bayi. Antara Lain : DHA,whey,protein,kolostrum,imunoglobin,dll.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 207.4pt; height: 125.95pt;" valign="top" width="277"&gt;   &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Mengandung        zat – zat yang kurang memenuhi komposisi untuk bayi seperti imunoglobin        yang rendah, kandungan casein yang lebih tinggi dari whey sehingga sulit        di serap dalam tubuh. Dan mengandung zat&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;yang tidak dibutuhkan dalam tubuh&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 84.25pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 239.9pt; height: 84.25pt;" valign="top" width="320"&gt;   &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Dapat        melancarkan pencernaan karena mengandung banyak sekali enzim yang bagus        untuk modal pembentukan awal pencernaan yang baik. Enzim yang terkandung        antara lain : lipase,amylase dan protase&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 207.4pt; height: 84.25pt;" valign="top" width="277"&gt;   &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Tidak        mengandung enzim yang dapat melancarkan proses pembakaran zat, sehingga        sulit untuk di cerna.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 43.25pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 239.9pt; height: 43.25pt;" valign="top" width="320"&gt;   &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Mengandung        Kolostrum yang merupakan Protein tinggi yang bagus untuk modal awal system        daya tahan tubuh yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 207.4pt; height: 43.25pt;" valign="top" width="277"&gt;   &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Tidak        memiliki Kolostrum, kolostrum yang ada dalam susu formula merupakan        kolostrum buatan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 43.25pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0in 5.4pt; width: 239.9pt; height: 43.25pt;" valign="top" width="320"&gt;   &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Mengandung        zat pelindung dan sel darah putih hidup yang membantu system imun/kekebalan        tubuh bayi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0in 5.4pt; width: 207.4pt; height: 43.25pt;" valign="top" width="277"&gt;   &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Tidak        memiliki sel darah putih hidup, hanya memiliki sel darah putih yang        telah mati.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Sekarang anda tahukan komposisi yang dimiliki oleh Susu formula dan ASI? Selain kandungannya yang sangat banyak dan bermanfaat untuk bayi kita yang baru memulai kehidupannya sehingga belum memiliki system kekebalan yang maksimal, ASI juga memiliki manfaat untuk ibu yang menyusui. Jadi tidak hanya bayi yang mendapatkan manfaatnya, tapi juga ibu yang menyusui pun mendapatkan manfaatnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Manfaat yang dapat di rasakan oleh ibu yang menyusui adalah :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold; font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol  style="margin-top: 0in; color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Dengan      menyusui anda dapat terhindar dari Kanker Payudara &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Menyusui      dapat membantu pengecilan rahim setelah anda melahirkan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Mempererat      ikatan anda dengan bayi anda&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Dapat      mencegah Kanker Rahim&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Tidak      perlu berdiet selama menyusui, karena dengan menyusui dapat menurunkan      berat badan anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Menyusui      dapat menurunkan kadar gula yang ada pada ibu penderita Diabetes &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Dapat      mencegah terjadinya pendarahan pada ibu&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Menyusui      bayi anda dapat mencegah Osteporosis &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Dengan      menyusui anda tidak perlu repot membuat susu jika anak anda terbangun pada      malam hari&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Dengan      menyusui anda menghemat pengeluaran anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Itulah manfaat yang dapat anda peroleh jika anda menyusui bayi anda. Anda tidak perlu khawatir jika anda merasa tidak percaya diri karena ASI yang di keluarkan sedikit. Jangan jadikan hal itu sebagai alasan. Karena pada dasarnya semua ibu dapat menyusui dan bentuk payudara seorang ibu tidak mempengaruhi banyak atau sedikitnya produksi ASI. Semakin sering anda menyusui bayi anda, semakin banyaj produksi ASI anda. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Memang di awal masa menyusui produksi ASI belum banyak, tapi anda jangan bersedih atau stress. Karena stress dapat mengurangi produksi ASI. Dan jika anda bersedih permasalahan yang anda hadapi tidak akan terselesaikan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Jika anda ingin produksi ASI anda banyak anda harus terus menyusui bayi anda selama 15 menit (payudara kanan dan payudara kiri), jarak waktu bayi menyusui adalah 3 jam jadi jika bayi anda sudah tidur selama 3 jam, bangunkan dia untuk menyusui. Selain itu konsumsilah makanan yang sehat terutama sayur dan perbanyaklah minum air putih karena itu akan membantu memperbanyak produksi ASI.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Jika puting anda lecet, jangan panik ! Karena ini adalah masalah umum yang di alami oleh banyak para ibu. Jika anda memiliki budget yang lebih, datanglah ke klinik laktasi karena di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; staff laktasi akan membantu anda bagaimana cara menyusui yang baik dan benar. Karena posisi menyusui yang salah dapat membuat puting lecet dan rasa tidak nyaman. Dan jika anda tidak memiliki budget yang memadai, konsultasilah pada bidan atau banyaklah membaca karena dengan membaca pun anda dapat memiliki informasi bagaimana cara menyusui yang benar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Jika anda memang berniat menyusui bayi anda, anda tidak perlu merasa Stress jika mengalami problema. Berkumpullah dengan para ibu yang menyusui. Jangan berkecil hati dan berbahagialah anda yang memiliki tekad untuk menyusui anak anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Happy Breastfeeding&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;:-)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: georgia;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:red;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;marquee&gt;Mari kita sebarkan informasi ini untuk kelangsungan anak kita di masa mendatang.&lt;/marquee&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-4639048181660852833?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/4639048181660852833/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/07/asi-vs-susu-formula_21.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/4639048181660852833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/4639048181660852833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/07/asi-vs-susu-formula_21.html' title='ASI VS Susu formula'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-5023954665912999835</id><published>2009-06-30T00:20:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T00:51:51.318-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Events'/><title type='text'>Event : Lomba foto tempra</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://adsmanager.cosmopolitan.co.id/www/images/button_tempra.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 250px;" src="http://adsmanager.cosmopolitan.co.id/www/images/button_tempra.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-5023954665912999835?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/5023954665912999835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/06/event-lomba-foto-tempra.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/5023954665912999835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/5023954665912999835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/06/event-lomba-foto-tempra.html' title='Event : Lomba foto tempra'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-929154432732840969</id><published>2009-06-23T23:51:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T23:53:04.416-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Your Baby'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;h2&gt;Rotavirus Pembawa Maut&lt;/h2&gt;     &lt;div style="background-color: rgb(55, 148, 207); height: 3px;"&gt; &lt;/div&gt;    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;span&gt;         &lt;/span&gt;    &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;img src="http://www.motherandbaby.co.id/files/image/viruSSSSSS.jpg" alt="" align="left" width="300" height="449" /&gt;Rotavirus adalah kuman diare pembawa maut yang berbahaya. Jadi, jangan anggap sepele penyakit diare, karena nyatanya, 18% penyebab kematian pada bayi dan balita di Indonesia disebabkan oleh virus yang membawa penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana duka masih menggantung di rumah pasangan Laila, 27 tahun dan Dandy, 35 tahun. Aurel, putri mereka yang belum genap berumur 10 bulan, sekitar dua bulan lalu telah berpulang pada Tuhan. “Saya menyesal karena tak menganggap serius penyakit Aurel. Karena saya pikir Aurel hanya diare biasa, saya tidak segera membawanya ke rumah sakit dan hanya memberinya oralit. Tapi Aurel tak kunjung berhenti muntah dan buang air, sehingga ia kemudian dehidrasi dan kemudian kehilangan kesadaran. Saat kami membawanya ke rumah sakit, semuanya sudah terlambat,” kisah Laila dengan wajah muram. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang belum banyak orang tahu bahwa ada bahaya mengintai di balik penyakit diare yang diderita bayi dan balita, khususnya bayi usia 6 bulan sampai 2 tahun. Rotavirus, nama si kuman berbahaya ini, ditemukan pertama kali tahun 1973 oleh profesor Ruth Bishop, Director of the World Health Organization (WHO) Collaborating Laboratory for Research on Human Rotavirus dan Director of the National Rotavirus Surveillance Centre, Australia. “Ruth yang menangani wabah diare sempat melihat, bahwa dari sekian banyak anak yang terkena diare, sebagian tidak dapat sembuh dan akhirnya meninggal. Beliau kemudian melakukan penelitian pada para balita tersebut, dan ternyata 38% anak ditemukan meninggal akibat kuman Rotavirus yang terdapat pada feses mereka,” jelas profesor Yati Soenarto, dokter anak serta konsultan untuk Gastroenterelogy dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Gejala dan Penanganannya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut prof. Yati, diare akibat kuman Rotavirus memang sulit dibedakan dengan diare biasa. Tapi, Anda sebaiknya langsung curiga dan segera membawa si kecil ke rumah sakit, jika diare yang diderita si kecil memiliki ciri-ciri sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt; Muntah-muntah  &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt; Feses cair (mencret, tapi tanpa darah)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dehidrasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt; Sakit perut&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt; Sebagian anak juga mengalami demam saat terinfeksi virus ini&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt; Sebanyak 70% bayi dan balita yang mengalami gejala di atas positif terinfeksi kuman Rotavirus. Dokter di rumah sakit akan memberikan zinc dalam bentuk tablet sebagai langkah pengobatan, dan bukan antibiotik, karena antibiotik justru akan membuat kuman menjadi &lt;em&gt;persistance&lt;/em&gt;/kebal, sehingga diare malah tidak kunjung sembuh. Namun sebelum Anda membawa si kecil ke rumah sakit, ada baiknya beri dulu anak Anda oralit atau cairan rumah tangga seperti air garam, air gula, atau sup sebagai tindakan pertolongan pertama untuknya. “Si kecil juga tetap harus mengonsumsi makanan supaya usus-usus yang rusak membaik- karena virus merusak usus- selain untuk memberikan daya tahan pada tubuh. Satu hal yang harus diingat, jangan sekali-kali memberikan obat anti diare atau anti muntah, karena diare adalah mekanisme pertahanan tubuh. Obat anti diare/muntah hanya akan menghambat pengeluaran cairan dan mengakibatkan kuman-kuman tak bisa terbuang dan akan kembali terserap tubuh, sehingga bisa terjadi keracunan. Jadi biarkan saja feses keluar secara alami,” papar prof. Yati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Penyebaran Kuman dan Tindakan Preventifnya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apakah Rotavirus bisa dicegah? Jawabnya: Ya, dengan beberapa cara. Pertama, dengan pemberian ASI eksklusif, karena air susu ibu terbukti memiliki zat anti Rotavirus. Kedua, dengan memperhatikan hieginitas si kecil, misalnya dengan mencuci bersih semua alat makan dan minum bayi dan balita Anda, dan bagi si kecil Anda yang sudah bisa makan sendiri, pastikan ia sudah cuci tangan sebelum makan. Kuman ini memang sangat mudah menular dari satu anak ke anak lain. Cara penularan yang pertama adalah melalui makanan yang terkontaminasi kuman Rotavirus yang lalu masuk dalam mulut anak, dan yang kedua penularan secara &lt;em&gt;person to person&lt;/em&gt;, atau kontak langsung antara penderita dengan yang sehat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan pencegahan yang ketiga, yang sebetulnya bisa menjadi pencegah Rotavirus yang utama adalah dengan pemberian vaksinasi. Pemberian vaksin dilakukan mulai dari anak usia 12 minggu sampai lebih dari 6 bulan, sebanyak 2-3 kali. “Sebetulnya saya bersama beberapa staf medis di Indonesia sudah lama melakukan penelitian bersama Ruth Bishop dalam rangka pembuatan vaksin ini, tapi kami terpentok masalah biaya yang sangat besar,” kata prof. Yati. “Dua vaksin rotavirus yang sudah beredar sejak tahun 1990-an di negara maju saat ini masih dalam proses perizinan untuk masuk ke Indonesia. Saya harap nantinya vaksin ini akan semakin banyak dibuat sehingga harganya pun semakin murah. Dengan demikian, vaksin ini dapat masuk daftar imunisasi wajib di Indonesia dan semua lapisan masyarakat bisa mendapatkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Anda tak perlu khawatir. Selama vaksin Rotavirus belum ada di sini, Anda tetap bisa melakukan dua tindakan preventif yang telah disebutkan di atas untuk mencegah penyakit ini. Keduanya relatif mudah untuk dilakukan, dan tentunya, tidak membutuhkan banyak biaya, dibanding risiko yang harus ditanggung dalam proses penyembuhan jika si kecil sampai “tersentuh” si Rotavirus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Asia-Pacific Rotavirus Metaforum  &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Memenuhi undangan Family Health International (FHI), Mother &amp;amp; Baby Indonesia turut berkumpul di Bangkok, Thailand, bersama para pakar kesehatan yang meliputi para profesor, dokter, badan pemerintah, serta kalangan industri di bidang medis dari 16 negara se-Asia Pasifik, untuk melakukan diskusi dalam Asia-Pacific Rotavirus Metaforum, tanggal 13-14 November 2007 lalu. Dampak dari Rotavirus memang luar biasa. Data yang dimiliki FHI menunjukkan, setiap tahun, sebanyak 171.000 anak di bawah usia 5 tahun meninggal akibat infeksi ini, 1, 9 juta anak-anak dirawat di rumah sakit akibat diare yang disebabkan Rotavirus, 13,5 juta anak-anak datang ke klinik rawat jalan, dan total biaya yang dihabiskan untuk penyakit ini per tahunnya adalah sebesar $US 191 juta! “Itulah mengapa forum ini menjadi sangat penting, karena tugas kita di sini adalah mengidentifikasi dan menentukan langkah-langkah apa selanjutnya yang perlu diambil guna menanggulangi penyebaran wabah ini,” kata Janet Robinson, Director of Research for FHI’s Asia Pacific Region, Bangkok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan akhir dari diskusi panjang yang berjalan interaktif dan sangat menarik ini adalah, bahwa Rotavirus adalah penyakit yang harus menjadi prioritas pemerintah untuk segera ditangani, yang pencegahannya dapat dilakukan dengan pemberian vaksinasi wajib. “Program vaksinasi sangat potensial untuk mencegah kematian yang terjadi di setiap negara bagian ini, di luar kerugian lain yang ditimbulkannya, seperti biaya yang sangat besar dan turunnya kondisi fisik dan mental orang tua dan keluarga penderita,” kata profesor Lulu Bravo, moderator sekaligus salah satu pembicara ahli dari Filipina dalam forum ini. Dua vaksin yang telah diakui secara internasional adalah Rotarik dan Rotatek, yang belum masuk ke Indonesia dan bilamana ada pun masih mahal harganya. Tapi janji Prof. Yati tentu cukup melegakan hati, karena Prof. Yati bersama kalangan medis di Indonesia masih terus mengusahakan hadirkan vaksin ini untuk para bayi dan balita di Indonesia. From mother and baby&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-929154432732840969?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/929154432732840969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/06/rotavirus-pembawa-maut-rotavirus-adalah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/929154432732840969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/929154432732840969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/06/rotavirus-pembawa-maut-rotavirus-adalah.html' title=''/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-6438861886101062839</id><published>2009-06-12T01:02:00.000-07:00</published><updated>2009-06-12T01:33:14.502-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Events'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;News : Event For Mom and Baby&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungi Event untuk anda dan Balita anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:78%;"  &gt;                           &lt;/span&gt;                                                                                                               &lt;!--&lt;img src="images/eventfair01.jpg" width="203" height="267" /&gt;--&gt; &lt;!--&lt;a href="images/huggiespromo3.jpg" target="_blank" style="border:none;text-decoration:none;" onclick="NewWindow(this.href,'eventpop','606','812','yes','center');return false" onfocus="this.blur()"&gt;&lt;img src="images/huggiesbutton.jpg" width="203" height="272" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&gt;  &lt;!--&lt;a href="images/olay.jpg" target="_blank" style="border:none;text-decoration:none;" onclick="NewWindow(this.href,'eventpop','905','1207','yes','center');return false" onfocus="this.blur()"&gt;&lt;img src="images/olaybutton.jpg" width="203" height="272" /&gt;&lt;/a&gt;--&gt;  &lt;!--&lt;a href="images/promo.jpg" target="_blank" style="border:none;text-decoration:none;" onclick="NewWindow(this.href,'eventpop','905','1207','yes','center');return false" onfocus="this.blur()" align="center"&gt; &lt;img src="images/promobutton.gif" width="203" height="272" /&gt;&lt;/a&gt;--&gt;  &lt;!--&lt;a href="/module/promo.php" target="_blank" style="border:none;text-decoration:none;" onclick="NewWindow(this.href,'eventpop','905','1207','yes','center');return false" onfocus="this.blur()" align="center"&gt; &lt;img src="images/promobutton.gif" width="203" height="272" /&gt;&lt;/a&gt;--&gt;  &lt;a href="http://www.motherandbaby.co.id/module/promo.php" target="_blank" style="border: medium none ; text-decoration: none;" onclick="NewWindow(this.href,'eventpop','905','1207','yes','center');return false" onfocus="this.blur()" align="center"&gt; &lt;img src="http://www.motherandbaby.co.id/images/promobutton.gif" border="0" height="272" width="203" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;info lebih lanjut kunjungi : http://www.motherandbaby.co.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-6438861886101062839?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/6438861886101062839/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/06/news-event-for-mom-and-baby.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/6438861886101062839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/6438861886101062839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/06/news-event-for-mom-and-baby.html' title=''/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-5224855192642277893</id><published>2009-05-29T02:08:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T02:10:26.703-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bump to Birth'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;h2&gt;Kok, Ketuban Bisa Kering?&lt;/h2&gt;     &lt;div style="background-color: rgb(55, 148, 207); height: 3px;"&gt; &lt;/div&gt;    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;span&gt;     &lt;/span&gt;   &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;p&gt;&lt;img alt="" src="http://www.motherandbaby.co.id/files/image/ketuban%20bisa%20kering.jpg" align="left" height="300" width="300" /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Berkurangnya air ketuban (oligohidramnion) dapat menjadi tanda ada kelainan pada saluran pengeluaran atau saluran kemih janin. Jika saluran kemih janin di dalam kandungan tidak berfungsi dengan baik, kemungkinan besar air ketuban yang ada jumlahnya akan menjadi sedikit. Keringnya ketuban berarti janin tidak mengeluarkan air ketuban yang ditelannya sebagai urin. Berbeda dengan kasus kelebihan air ketuban yang berarti janin mengalami gangguan pada saluran cernanya. Demikian dijelaskan dr. Andrie Ronggani, SpOG, dari RS Hermina Podomoro, Sunter, Jakarta.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berkurangnya air ketuban kebanyakan terjadi saat usia kehamilan di atas 28 minggu. Gejala umumnya adalah: nyeri di perut saat bayi bergerak, bunyi jantung janin terdengar pada minggu ke-20 kehamilan, dan saat kontraksi, rahim menjadi sangat sakit. Biasanya dokter akan memantau apakah air ketuban Anda semakin berkurang atau bahkan kering. Jika kondisi janin gawat, maka ia harus segera dikeluarkan. Jika tidak, kehamilan bisa diteruskan. Air ketuban yang berkurang melebihi batas normal bisa menyebabkan kematian janin di dalam kandungan. Meski mengkhawatirkan, berkurangnya air ketuban tidak menimbulkan dampak tertentu kepada si ibu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-5224855192642277893?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/5224855192642277893/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/kok-ketuban-bisa-kering.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/5224855192642277893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/5224855192642277893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/kok-ketuban-bisa-kering.html' title=''/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-862118094315822510</id><published>2009-05-13T08:40:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T02:11:01.869-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bump to Birth'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prinsip Makan Yang Baik Selama Kehamilan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan---dengan melakukan cara dan diet makan yang sehat, tidak saja membuat ibu hamil fit dan sehat, tapi juga untuk perkembangan yang sehat bagi bayi dalam kandungan anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Dalam masa kehamilan salah satu bagian yang penting dalam membantu perkembangan janin dalam kandungan adalah apa yang anda makan dan cara makan anda selama kehamilan ini. Untuk itu perlunya kita mempelajari tentang prinsip-prinsip makan yang baik selama kehamilan ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;• RUBAHLAH CARA MAKAN ANDA--- MESKIPUN ANDA SUDAH MAKAN DENGAN BAIK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;• HINDARI MAKANAN YANG DAPAT MEMBAHAYAKAN IBU DAN JANIN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;• JANGAN DIET SELAMA KEHAMILAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;• MAKAN DENGAN PORSI KECIL TAPI SERING&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;• MINUM VITAMIN IBU HAMIL SECARA TERATUR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;• MINUM AIR YANG CUKUP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;• MAKANAN BERSERAT, BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;RUBAHLAH CARA MAKAN ANDA, MESKIPUN ANDA SUDAH MAKAN DENGAN BAIK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Anda sekarang sedang hamil maka diet makanan anda harus mengikuti diet makan untuk ibu hamil. Pada kehamilan anda membutuhkan lebih banyak konsumsi protein, kalori (untuk energi), vitamin dan mineral seperti asam folat dan zat besi untuk perkembangan bayi anda juga. Ingat anda membutuhkan tambahan 300 kalori perhari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;HINDARI MAKANAN YANG DAPAT MEMBAHAYAKAN IBU DAN JANIN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Daging dan telur mentah, keju lunak, susu yang tidak dipasteriusasi, alcohol, juga cafein.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;(Baca juga: Makanan Apa Yang Harus Di Hindari Selama Kehamilan? )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;JANGAN DIET SELAMA KEHAMILAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Kehamilan bukan masa yang tepat untuk Diet anda hanya akan membahayakan ibu dan bayi. Diet selama hamil akan menyebabkan kurang vitamin, mineral dan lain-lain yang penting selama kehamilan. Pertambahan berat badan pada kehamilan merupakan salah satu tanda yang baik pada kehamilan yang sehat. Ibu hamil yang makan dengan baik akan bertambah berat badannya secara bertahap, umumnya akan melahirkan bayi yang sehat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;MAKAN DENGAN PORSI KECIL TAPI SERING&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Pada trimester pertama biasanya terdapat keluhan mual muntah(morning sickness), cobalah atasi dengan makan dengan porsi kecil tapi sering, hindari makanan pedas dan berminyak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Makan dengan porsi yang kecil tapi dilakukan beberapa kali dianjurkan setiap 4 jam. Ingatlah meskipun anda tidak lapar tetapi bayi anda membutuhkan makanan/nutrisi secara teratur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;MINUM VITAMIN IBU HAMIL SECARA TERATUR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Makanan yang anda makan adalah sumber vitamin yang paling baik—tetapi apakah anda yakin diet makanan anda cukup mengandung vitamin yang dibutuhkan selama kehamilan, yang terutama zat besi dan asam folat yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan bayi sehat. Untuk itu anda sebaiknya meminum vitamin anda secara teratur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;MINUM AIR YANG CUKUP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;8 gelas sehari. Karena anda butuh cairan yang cukup bagi anda dan juga bayi anda. 33 % pertambahan berat badan pada kehamilan adalah cairan. Cairan dibutuhkan untuk membangun sel darah merah bayi untuk system sirkulasinya, cairan ketuban. Tubuh anda juga perlu air selama kehamilan untuk mengatasi konstipasi dan mengatur suhu tubuh anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;MAKANAN BERSERAT, BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Perbanyaklah makan makanan yang berserat tinggi , buah-buahan dan sayuran dapat membantu mengatasi konstipasi anda selama kehamilan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Dengan melakukan cara makan yang sehat, bukan hanya membuat ibu hamil fit dan sehat, tapi juga membantu perkembangan yang sehat bagi bayi anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Ingatlah perkembangan bayi anda sangat tergantung dari apa yang anda berikan dan lakukan baginya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Semoga informasi ini dapat membantu anda untuk melakukan cara dan diet makan yang lebih baik yang berguna untuk kesehatan ibu juga bayi selama kehamilan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-862118094315822510?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/862118094315822510/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/prinsip-makan-yang-baik-selama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/862118094315822510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/862118094315822510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/prinsip-makan-yang-baik-selama.html' title=''/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-8090918371389629535</id><published>2009-05-12T01:42:00.000-07:00</published><updated>2009-05-12T01:44:19.743-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Your Baby'/><title type='text'>Gerak Refleks Bayi Anda</title><content type='html'>&lt;table&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;     &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.motherandbaby.co.id/files/image/bayisuperlucu.jpg" alt="" align="left" height="459" width="300" /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;Meski tampak tak berdaya, si kecil juga punya “jurus-jurus” untuk mempertahankan hidupnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt; Begitu lahir ke dunia, si kecil akan diberikan uji stimulus oleh dokter anak untuk mengetahui apakah refleksnya berjalan dengan baik. Bila refleks tidak muncul, dokter akan menganalisa kemungkinan adanya gangguan atau kelainan pada otak atau sarafnya. Begitupun selanjutnya, fenomena refleks ini harus tetap dipantau perkembangannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt; Beragam refleks yang dimiliki oleh si kecil merupakan modal si kecil untuk bertahan hidup. Misalnya refleks mencari puting dan mengisapnya yang merupakan kemampuan pertama si kecil dalam memenuhi kebutuhan makanannya. Ketahuilah kapan gerak refleks ini sudah harus mulai melemah atau menghilang. Bila terjadi sesuatu yang tidak normal, maka Anda bisa menangkap sinyal adanya kelainan yang mungkin terjadi pada si kecil sedini mungkin.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;  Inilah beragam refleks yang dimiliki oleh si kecil berikut masa hilangnya refleks tersebut:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 1. Refleks Moro&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt; Refleks ini timbul ketika si kecil terkejut, umumnya karena ia merasa akan jatuh atau karena ada suara yang sangat keras. Reaksi yang timbul setelah terkejut adalah melengkungkan punggungnya, menjatuhkan kepala lalu menarik kedua lengan dan kakinya ke arah dada. Terkadang tangannya menggapai benda-benda yang ada di dekatnya. Misalnya Anda sedang menggendongnya, kemudian tanpa sengaja kepalanya tidak dapat Anda tahan, maka tangan si kecil akan segera mencengkeram bahu atau rambut Anda. Refleks ini mulai menghilang antara usia 3-6 bulan.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 2. Refleks Genggaman (Palmar Grasp) &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt; Begitu Anda menyentuh telapak tangan si kecil, ia akan memberikan respon dengan menggenggam kembali jari Anda. Inilah yang disebut dengan refleks genggaman. Refleks ini dikenal juga dengan palmar grasp dan akan menghilang begitu si kecil melewati usia 6 bulan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 3. Refleks Babinski&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt; Refleks Babinski terdapat di bagian kaki dan akan timbul jika Anda menggoyang-goyangkan telapak kaki si kecil. Respon yang diberikan adalah jari-jari kakinya akan membuka, kemudian secara perlahan kakinya akan menekuk ke arah dada. Refleks ini juga dikenal dengan plantar grasp, sedangkan nama Babinski diberikan sebagai penghormatan kepada dokter yang pertama kali menemukan refleks ini. Plantar grasp akan hilang saat si kecil merayakan ulang tahun pertamanya.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 4. Refleks Mencari Puting&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt; Refleks mengisap atau rooting refleks, sangat membantu Anda dalam proses menyusui. Refleks ini adalah naluri alamiah si kecil yang ditunjukkan dengan menoleh serta mencari “sumber makanannya” ketika Anda menyentuh pipi atau bagian ujung mulutnya. Terkadang ketika si kecil menyusu ASI, tangannya yang belum terkontrol bergerak naik ke arah wajah dan menyentuh pipinya sendiri. Gerakan ini membingungkan si kecil dalam mencari puting ibu dan bisa mengakibatkan ia frustasi sehingga menangis. Untuk menghindari kejadian ini, cobalah untuk menahan tangannya dengan lilitan selimut atau bedong. Tak perlu diikat terlalu kencang, hanya sekadar untuk menjaga agar tangan si kecil tidak bergerak kesana-kemari. Setelah si kecil berusia 4 bulan, refleks mengisapnya akan hilang, namun kepandaiannya dalam menyusu dari puting sang ibu juga meningkat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 5. Refleks Mengisap  &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt; Kemampuan mengisap si kecil juga merupakan sebuah refleks karena bayi yang baru lahir akan menghisap apapun yang dimasukkan ke dalam mulutnya. Bagi si kecil, refleks menghisap ini berfungsi untuk makan, yaitu dengan menyusu ASI ataupun minum susu dari botol.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 6. Refleks Melangkah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt; Refleks ini timbul ketika Anda mencoba membuat si kecil berdiri di atas lantai maka kakinya akan dijejak-jejakkan seperti akan berjalan. Refleks ini tidak mengindikasikan si kecil sudah mulai belajar berjalan dan akan hilang pada usia 4 bulan. Proses belajar berjalan yang sesungguhnya baru muncul di usia 10-12 bulan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 7. Refleks Tonic Neck&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt; Anda dapat menemukan refleks tersebut dalam kondisi berikut: ketika Anda baringkan si kecil dalam keadaan telentang dengan wajah berpaling ke salah satu arah, maka posisi lengan dan tubuhnya seakan bergerak ke arah yang berlawanan. Sementara di kaki dan tangannya menekuk menciptakan kesan seperti pemain anggar yang sedang mengambil posisi siap (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;fencing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;). Gerakan refleks ini dikenal juga dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;fencing reflex&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;, berdasarkan gambaran posisi yang diciptakan oleh gerakan refleks tersebut.  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 8. Berenang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt; Ya, si kecil sudah memiliki naluri untuk bertahan hidup dalam air. Refleks ini timbul ketika Anda membawanya ke dalam air dimana secara alami ia akan menggerakkan tangan dan kakinya. Gerakan ini disebut juga gerakan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;paddle dog&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;, karena mirip dengan gerakan anjing ketika berenang. Refleks ini akan hilang ketika si kecil berusia 6-7 bulan.&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-8090918371389629535?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/8090918371389629535/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/gerak-refleks-bayi-anda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/8090918371389629535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/8090918371389629535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/gerak-refleks-bayi-anda.html' title='Gerak Refleks Bayi Anda'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-7073896263599130605</id><published>2009-05-07T00:33:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T00:36:18.600-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pregnancy News'/><title type='text'>3 Trik atasi sulit tidur</title><content type='html'>1. Makan lentils. Kandungan asam amino tryptophan di dalamnya membantu anda tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menghirup lavender. Minyak essensial beraroma lanvender bermanfaat mengurangi stress dan membuat anda mudah mengantuk. Caranya : Tuangkan setetes minyak lavender di bantal anda sebelum tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Minum teh camomile. Satu cangkir teh camomile sebelum tidur membuat anda relaks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba :-)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-7073896263599130605?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/7073896263599130605/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/3-trik-atasi-sulit-tidur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/7073896263599130605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/7073896263599130605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/3-trik-atasi-sulit-tidur.html' title='3 Trik atasi sulit tidur'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-7344160255152210400</id><published>2009-05-07T00:25:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T00:33:06.615-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bump to Birth'/><title type='text'>Menumpas stress saat hamil</title><content type='html'>Stress Saat hamil disebabkan kortisol atau hormon stress yang berlebihan. Stress dapat menyebabkan kelahiran prematur atau bayi lahir dengan berat badan rendah. Reaksi yang dapat timbul dari stress saat hamil diataranya ketidakstabilan mood ( mood swings ), hilang nafsu makan, atau insomnia. Jika anda merasakan gejala seperti ini bahkan sampai trimester ketiga kehamilan akan sangat baik jika anda melakukan hal berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bicarakan dengan suami mengenai stress yang anda rasakan. Jalinlah komunikasi yang terbuka dan luangkan waktu bersama dengan suami. Berbicara dengan orang lain pasti akan memberikan lebih banyak solusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mencari penyebab stress. Misalnya, jika ternyata hal itu bersumber dari permasalahan pekerjaan anda, mungkin anda perlu membicarakannya dengan rekan, atasan, atatu bawahan anda di kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Beristirahat yang cukup, karena ini akan menyegarkan tubuh dan pikiran anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Beralihlah ke gaya hidup sehat. Pastikan menu anda memenuhi jumlah asupan makanan yang dibutuhkan anda dan si janin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Relaksasi. Anda dapat melakukannya dengan mandi air hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Lakukan hobi anda, atau apapun yang membuat anda tenang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-7344160255152210400?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/7344160255152210400/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/menumpas-stress-saat-hamil.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/7344160255152210400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/7344160255152210400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/menumpas-stress-saat-hamil.html' title='Menumpas stress saat hamil'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-2484862050542555020</id><published>2009-05-02T09:32:00.000-07:00</published><updated>2009-05-02T09:36:10.597-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='About'/><title type='text'>About Me</title><content type='html'>Hai bunda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Saya? Saya adalah seorang New Mom, yang memiliki anak yang gemuk bernama Muthiah khoirunnisa. Dan memiliki suami yang setia bernama Akram. Kami tinggal di bekasi. Impian kami menjadi keluarga yang sakinah,mawadah dan warohmah. Amiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-2484862050542555020?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/2484862050542555020/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/about-me.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/2484862050542555020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/2484862050542555020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/about-me.html' title='About Me'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-8069135063307183818</id><published>2009-05-02T09:29:00.001-07:00</published><updated>2009-05-02T09:30:40.656-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Contact'/><title type='text'>Contact Me</title><content type='html'>Hai Bunda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bunda ingin berbagi cerita tentang kehamilan atau cerita tentang mengurus anak, bunda dapat layangkan cerita bunda melalui email ke : ipeh_alena@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-8069135063307183818?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/8069135063307183818/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/contact-me.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/8069135063307183818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/8069135063307183818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/contact-me.html' title='Contact Me'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7001152395712931420.post-5758559859531541753</id><published>2009-05-02T08:33:00.000-07:00</published><updated>2009-05-02T08:36:23.799-07:00</updated><title type='text'>Selamat Datang Bunda :D</title><content type='html'>Selamat Datang Bunda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ini terinspirasi dari kehidupan saya yang telah menjadi seorang ibu. Dan tujuan saya membuat blog ini, agar saya bisa lebih banyak tahu tentang informasi yang bermanfaat, dan juga agar saya bisa berbagi dengan bunda semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di blog ini saya menyediakan informasi mengenai kehamilan,kelahiran,cara mengurus bayi,cara mengurus anak,tentang keluarga bunda,dll. Semoga apa yang saya sajikan di sini bisa bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat membaca bunda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam hangat dari saya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7001152395712931420-5758559859531541753?l=seputaribu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputaribu.blogspot.com/feeds/5758559859531541753/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/selamat-datang-bunda-d.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/5758559859531541753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7001152395712931420/posts/default/5758559859531541753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputaribu.blogspot.com/2009/05/selamat-datang-bunda-d.html' title='Selamat Datang Bunda :D'/><author><name>Master Blog</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_EuhjulIvrsU/TJ1dmxo8aiI/AAAAAAAAAYg/jIIXD6YRjvI/S220/DSC00908.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
